Menikmati Alam Bukit Kaba, Perjalanan Dari Palembang

1/23/2023


Bukit kaba atau yang dikenal dengan Gunung kaba merupakan salah satu gunung berapi yang aktif dan terkenal di Provinsi Bengkulu, tepatnya di Wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Gunung dengan ketinggian 1.938 mdpl ini menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Kali ini penulis akan menceritakan perjalanan mendaki bukit kaba dari Palembang.

Untuk perjalanan dari Palembang kami menuju ke Kota Lubuk Linggau Terlebih dahulu dengan menggunakan kereta api Serelo. Jangan sampai salah yaa, karena terdapat dua kereta di Palembang, yaitu kereta menuju Tanjung Karang (Rajabasa) dan Kereta menuju Lubuk Linggau (Serelo). Namun ada juga kereta Sindang Marga yang beroperasi khusus malam (bisnis-eksekutif) untuk menuju Lubuk Linggau.

sumsel.inews.id

Saya dan dan teman-teman menggunakan kereta serelo karena harganya yang cukup terjangkau. Adapun biaya perjalanan kereta api Palembang-lubukinggau adalah sebesar Rp. 32.000/ orang. Perjalanan kereta api dari Palembang ke Lubklinggau memakan waktu seharian yaitu dari pukul 09.00-15.55 WIB. Dalam perjalanan tersebut banyak stasiun yang disinggahi. Kita tidak perlu khawatir jika terlewat stasiun pemberhentian tujuan kita, karena Stasiun Lubuk Linggau adalah pemberhentian terakhir untuk kereta Serelo. Untuk selengkapnya dapat melihat jadwal kereta api dibawah ini.

redigest.web.id

Setelah sampai di Kota Lubuklinggau kami dijemput oleh salah satu kolega kami untuk bermalam di Lubuk Linggau sebelum besok pagi berangkat menuju Pintu Masuk Bukit Kaba.

Keesokan harinya kami menuju mobil yang akan kami naiki untuk menuju pintu masuk Bukit Kaba. Kami menaiki mobil jenis pick up untuk menuju kesana. Biaya perjalanan mengunakan pick up ini sebesar Rp. 50.000/ orang dengan estimasi perjalanan kurang lebih 2 jam. Di kota curup kami makan siang terdahulu sebelum menuju pintu masuk Bukit Kaba.


Setelah mendaftarkan simaksi, kami melanjutkan pendakian. Umumnya waktu tempuh dari pos pendakian menuju puncak adalah 2-3 jam perjalanan. Kontur jalan pendakian tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu landai serta kami berjalan dengan santai dalam pendakian, kami menghabiskan estimasi pendakian sekitar 4 jam perjalanan untuk mendaki. Namun semua itu terbayarkan oleh pemandangan dalam perjalanan kami.

 






Sesampainya kami di puncak pelataran kami membentangkan tenda dan memasak untuk persiapan makan malam dan istirahat.


Keesokan harinya kami menuju puncak pertama untuk menikmati sunrise, ternyata pemandangan disini memang indah, berikut foto-foto yang kami ambil di puncak sunrise.




Kemudian kami menuju puncak selanjutnya yaitu kawah gunung yang sudah mati dan kawah gunung yang masih aktif. Pada kawah gunung yang aktif ini masih terdapat belerang yang menyengat dan suara dentuman.





Setelah menikmati keindahan alam Bukit Kaba dan berfoto-foto kami kembali turun untuk melanjutkan perjalanan pulang. Tidak lupa kita membawa sampah juga turun untuk tetap menjaga dan melestarikan keindahan Bukit Kaba. Sebelum pulang ke Palembang kami bermalam untuk naik kereta api menuju Palembang besoknya.

Inilah cerita saya dalam perjalanan mendaki dan menikmati Bukit Kaba, Terima Kasih.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe